Pengalaman seseorang ada pada dasarnya pada diri orang itu sendiri, bahkan pada dirimu. Mengetahui dirimu itu mencerminkan mengetahui sifat usahamu.
Dua kata ini dibahas.
Pengalaman
Siapa yang tidak tahu pengalaman? pengalaman itu penting dari belajar itu penting. Pengalaman itu sangat krusial di hidupmu, tanpa pengalaman, kamu tidak tahu apa-apa yang sedang kamu lakukan bahkan dalam bisnismu.
Mari cari tahu:
Menurut Wikipedia: Pengalaman ialah hasil persentuhan alam dengan panca indra manusia. Berasal dari kata peng-alam-an. Pengalaman memungkinkan seseorang menjadi tahu dan hasil tahu ini kemudian disebut pengetahuan.
Yang di maksud adalah kamu merasakan dengan panca indramu, kamu melakukan tindakan dalam periode tertentu misalnya pengalaman magang di perusahaan M sehingga mendapati praktik magang langsung maupun tidak langsung (jarak jauh), disitu kamu dapat pengalaman, dari kata pengalaman itu sendiri sekarang sudah bisa menjemput pengetahuanmu agar tahu. Biasanya pengetahuan yang di peroleh adalah prosedural.
Dalam konteks dunia bisnis, pengalaman bukan sekadar durasi waktu, melainkan proses aktif dalam merasakan dan melakukan tindakan nyata pada sektor usaha tertentu.
Melalui keterlibatan langsung dalam operasional bisnis, pelaku usaha dapat menjemput pengetahuan yang bersifat prosedural. Pengalaman inilah yang mengubah ketidaktahuan menjadi pemahaman mendalam mengenai praktik lapangan. Dengan demikian, pengalaman menjadi aset krusial bagi pengusaha untuk memahami seluk-beluk industri yang ditekuni sebelum melangkah lebih jauh.
Sifat Usaha
Posisi dirimu dalam usaha itu menjadi apa dan seorang apa, tugasnya apa saja. Tugas tidak bisa semua kamu 'handle' dalam bersamaan, kamu butuh karyawan, karena setiap individu perlu memetakan tugas dan tanggung jawab secara spesifik agar operasional berjalan efektif. Bagaimana caranya sedangkan usaha kecil masih memiliki satu-dua orang, itukan belum matang? Semua berawal dari situ termasuk si penulis.
Mari kita jawab:
Dalam praktiknya, seorang pemimpin usaha tidak dapat menangani seluruh tugas secara bersamaan. Kasus ini memicu kebutuhan akan sumber daya manusia atau karyawan. Meskipun sebuah usaha kecil biasanya dimulai dengan tim minimalis yang terdiri dari satu-dua orang, fase ini merupakan tahap krusial dalam pendewasaan bisnis.
Setiap pertumbuhan bisnis dimulai dari yang struktur terkecil belum matang hingga struktur terbesar. Di mana proses pendelegasian tugas mulai dibentuk secara bertahap demi mencapai efisiensi kerja. (Nazwa Shabrina Zain/XII DKV 2)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar