Belajar bisnis bersama Nazwa,
Analisakan bisnis (krusial)
Nyata persoalan online: pasar online dibuka, toko didirikan, etalase ditegakkan. Satu hal, kita perlu analisa betul-betul usaha kita. Jangan sampai usaha kita sebagai bahan pajangan, mogok sebagai sebatas etalase itu sendiri. Kita harus tanamkan:
- Target pasar
- Kompetitor
- Analisis SWOT
Kapan diri kita disebut pemancing handal? Kalau kita belum dapat ikan. Sebuah ikan saja membuat hati kita gembira, catat pelanggan utama.
Target adalah tujuan, tanyakan pada diri, mana pembeli memiliki potensial kalau bonus berarti serius!
Setiap usaha memiliki pesaing, digambarkan tergantung keadaan juga ada. Misal dari sekian contoh: hari terik, penjual es teh akan larismanis tentunya, hari mulai hujan, penjual teh hangat tentu akan menyaingi. Ketika musim bermain, penjual juga akan ikut bersaing.
Analisa SWOT
Ada kekuatan, kelemahan, peluang, dan zona abu-abu: ancaman:
Bahas kasus bisnis kecil Saya:
- Kekuatan, misal dari usaha kain flanel Saya, Saya memiliki kekuatan. Kekuatan Saya adalah branding, tidak semua produk memiliki branding agar konsumen percaya. Saya memiliki tone jualan berbeda, lebih ke perasaan dan ditambah informatif.
- Raut muka jujur.. kelemahan bisa jadi sarang laba-laba. Kelemahan produk Saya, bisa jadi orang ragu karena produk tidak awet dan salah perawatan. Dari sini kita harus memikirkan solusi.
- Peluang, peluang terbesar Saya yaitu produk handmade dan karya orisinal. Belum lagi produk sudah dipajang sebagai objek penelitian independen sehingga membuat nilai naik.
- Ancaman, produk bisa di maling atau ditiru baik lazim maupun tidak lazim. Pesaing akan mencari celah handmade biasanya memvanting harga lebih murah dan kualitas mungkin dirasa tidak sepadan.